Verbum Christi
Sekolah Tinggi Teologi Reformed Injili Internasional · Indonesia · Est. 2017
Aims & Scope
Verbum Christi merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan berbagai temuan penelitian dari eksplorasi teologi. Di tengah keragaman atas penggalian tersebut, VC menitikberatkan pada kekayaan tradisi Reformed yang merujuk pada fondasi teologi yang dibangun oleh para reformator gereja pada abad ke-16. Berakar dari fondasi inilah, studi biblikal, sistematik, historis, apologetika, filosofis, etika, dan praktika dikembangkan sebagai sarana menghidupi Injil secara kontekstual. Dengan demikian, isu-isu mutakhir yang diterbitkan tidak hanya dapat diakses oleh para peneliti maupun teolog melainkan jemaat umum.
General Information
Submission Info
Ethics & Quality
Think.Check.Submit Compliance
Based on the Think.Check.Submit framework by DOAJ, COPE & OASPA. All data from verified open sources.
Publication & Citation Trend
Source: OpenAlex · Each year’s green bar = citations earned by that year’s papers, counted to date — so recent years look lower simply because their papers haven’t had time to be cited yet.
Subject Classification
Research Topics (OpenAlex)
Frequently asked questions about Verbum Christi
Is Verbum Christi a predatory journal?
No major predatory indicators were found for Verbum Christi. It is indexed in DOAJ and has a PubScope Trust Score of 15/100. Always confirm fit and policies before submitting.
What is the impact factor of Verbum Christi?
Verbum Christi is not in the Web of Science Core Collection, so it has no official Clarivate Journal Impact Factor. Its open 2-year mean citedness is 0.07.
Is Verbum Christi indexed in Scopus and Web of Science?
Verbum Christi is indexed in DOAJ.
What is the aims and scope of Verbum Christi?
Verbum Christi merupakan jurnal ilmiah yang menerbitkan berbagai temuan penelitian dari eksplorasi teologi. Di tengah keragaman atas penggalian tersebut, VC menitikberatkan pada kekayaan tradisi Reformed yang merujuk pada fondasi teologi yang dibangun oleh para reformator gereja pada abad ke-16. Berakar dari fondasi inilah, studi biblikal, sistematik, historis, apologetika, filosofis, etika, dan praktika dikembangkan sebagai sarana menghidupi Injil secara kontekstual. Dengan demikian, isu-isu mutakhir yang diterbitkan tidak hanya dapat diakses oleh para peneliti maupun teolog melainkan jemaat
You May Also Like
See all →Data updated: 2026-05-26 · Sources: SJR, DOAJ, OpenAlex, WoS, Crossref